header photo

Thursday, April 26, 2012

Tips Mempersiapkan Burung Untuk Lomba



Salam Kicau Mania dimanapun anda berada, kali ini saya mau berbagi tips kepada para pehobi kicau mania khususnya burung ocehan yang memang sudah dikondisikan dari awal dalam membeli burung tersebut adalah untuk dilombakan atau untuk kontes.

Mengikuti burung ke dalam perlombaan burung berkicau, kita harus  mengetahui kualitas mental, suara / volume dan fisik burung kita dan jangan mengikuti nafsu hehheh, biasanya burung kita jika dirumah rajin berkicau dan terlihat vit tapi begitu turun di arena lomba malah melempem kaya krupuk ke siram air ( wakakaka..), gak mau ngadu, nggak mau teler dan malah bisu, apakah hal demikian sering para pehobi burung mengalaminya..? mungkin saja hal tersebut karena kurangnya persiapan khusus yang apa akhirnya sangat membuat kita kecewa.

Perlu digaris bawahi bahwa burung yang akan dibawa ke arena tempur dilapangan harus diperhatikan secara rinci, dan kita harus benar-benar memperhatikan kualitas burung kita, baik mental, volume suara, gaya, fisik, dan variasi-variasi ocehannya, tidak jarang burung yang sudah tampil bagus dirumah akan ngambek sesampainya dilapangan, bisa juga penyebabnya adalah faktor fisik dan mental yang kurang siap,  untuk itu ada beberapa hal sedikitnya yang perlu diperhatikan saat kita akan mengikut sertakan burung kita kearena lomba agar kondisi mental dan performa burung stabil sesampainya di Lapangan, diantaranya adalah :
  1. Persiapkan burung yang akan dilombakan kira-kira 2 – 1 minggu burung tersebut jangan dibawa latihan atau dipertemukan dengan sejenisnya atau lawan jenisnya, namun 2-3 hari sebelum lomba boleh didekatkan dengan betinanya jika memang setelannya seperti itu ( biasanya burung anis merah ).
  2. Sering dikerodong/kain penutup sangkar dan boleh dibuka seperlunya seperti mandi jemur dan memberikannya makanan.
  3. Sesaat sebelum berangkat dari rumah menuju arena lomba, burung diberikan makanan yang segar dan alami seperti telor semut ( kroto ), ataupun buah-buahan segar seperti apel, pepaya, pear, pisang. ( Untuk pemberian kroto sebaiknya diberikan 4-5 harinya sebelum turun lapangan secara rutin berikanlah secukupnya dan jangan ada yang tersisa di sangkar, karena kroto atau makanan yang tersisa dapat menyebabkan  busuk ).
  4. Sebelum berangkat, semprotkan atau spray burung tersebut secukupnya agar burung tidak kepanasan dan akan tetap segar.
  5. Tutup sangkar burung dengan krodong secara rapat dalam perjalanan ( krodong/kain penutup sangkar) harus pas ukurannya dengan sangkarnya, jangan terlalu besar.
  6. Untuk jarak lomba yang dekat kurang dari 2 jam perjalanan burung tidak perlu diberikan obat anti stres, tapi jika perjalanan menumpuh waktu lebih dari 3 hingga 7 jam diperlukan obat anti stres sekitar 2-3 hari sebelum berangkat.
  7. Burung sebaiknnya sudah sampai di lokasi lomba, kurang lebihnya 2 jam sebelum dimulai lomba agar burung tidak mengalami stres ataupun merasa kaget, alasannya agar burung tenang dan istirahat dahulu setelah menempuh perjalanan.
  8. Simpan dan gantang burung kita sesampainya dilokasi dengan mencari tempat yang teduh dan jauhkan dari burung lomba lainnya, dan krodong segera dibuka sebagian saja agar burung dapat menghirup udara segar kembali.
  9. Beri kroto ataupun jangkrik dan ulat hongkong sesuai dengan menu dan makanannya agar burung  segar kembali.
Cukup sudah saya berbagi info kepada para pecinta burung berkicau, saya rasa tips diatas bisa dipakai jika burung anda ingin mengikuti lomba, ini adalah sekedar sharing saja yang mungkin bisa menjadi manfaat buat para pehobi burung di Indonesia, dan atas kekurangannya mohon dimaklumi ya….Oke Gan..salam kicau mania dan sukses buat anda

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...